Extra Bab 02.-2

720 Kata

Kansa pun sama sekali tidak keberatan. Mereka suami istri. Tidak ada yang salah dengan berciuman. Menyenangkan suami berpahala. Selain itu, ia pun menikmatinya. Kansa melingkarkan dua tangan ke pinggang sang suami. Membalas setiap pagutan lembut suaminya. Menikmati tanpa merasa bosan. Keduanya sama-sama terus bergerak seolah tidak ingin berhenti. Sampai pada akhirnya Sultan yang lebih dulu menarik kepalanya menjauh. Bukan! Bukan karena dia merasa sudah cukup. Justru sebaliknya. "Itu bukti kalau bibirmu lebih manis dari coklat. Aku tidak pernah merasa bosan. Bahkan kalau bisa, aku tidak mau berhenti menikmatinya. 24 jam setiap hari." "Bisa dower nanti bibirku." Kansa tertawa, sementara Sultan tersenyum. Wanita itu geleng kepala. "Ada-ada saja." “Pekerjaanmu masih bisa ditunda?” tanya Su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN