Ekstra Bab 05.-3

701 Kata

“Nanti momi capek. Queena sama Daddy saja. Ayo, kita cari mainan yang banyak buat Queena.” “Mainan banyak?” Queena mendongak. Melihat sang daddy mengangguk, anak itu turut menggerakkan kepala turun naik. Sultan kemudian mengayun langkah meninggalkan sang istri. Kansa geleng kepala seraya memutar kepala memperhatikan punggung sang suami yang mulai menjauh. “Bayi perempuannya daddy,” ujarnya sebelum terkekeh. Kansa memutar kepala ke arah lain. Dua alis wanita itu terangkat saat melihat troli besar itu hampir penuh. Bola matanya bergerak, melihat Raja yang berjalan cepat mengikuti sang adik. Keduanya sudah membawa boks mainan lainnya. Kedua putranya itu benar-benar memanfaatkan kesempatan yang jarang-jarang ia berikan. Mainan mereka di rumah sudah banyak. Mereka bahkan memiliki satu ruan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN