Ekstra Bab 06.-2

722 Kata

“Ya sudah, Mama kesini cuma mau bilang itu. Kamu istirahat. Kalau besok masih belum sehat, harus ke rumah sakit. Atau, kalau perlu cek test pack. Siapa tahu saja kamu ternyata sedang hamil, makanya meriang.” Sepasang mata Kansa langsung mengerjap mendengar apa yang dikatakan oleh mama mertuanya. Dua detik berikutnya, Kansa menggelengkan kepala seraya menampar pelan tangan sang suami yang masih memegang pahanya. “Apa, Sayang?” “Kenapa? Beneran kamu hamil lagi?” tanya Marita. Wanita itu urung mengangkat kaki, meninggalkan kamar. Sepasang alis wanita itu terangkat hingga kelopak matanya terbuka lebih lebar. “Enggak, Ma.” Kansa menggelengkan kepala. Sepasang matanya membalas tatapan Marita, sementara tangan kirinya bergerak mencubit suaminya. “Apaan, Sayang?” tanya Sultan. Sultan susah pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN