Mariana & Juna--Akhirnya SAH!-2

712 Kata

“Mama berlebihan. Masa kemarin sih, Ma? Mana ada dilahirin kemarin, trus hari ini sudah mau nikah.” Suasana dan perasaan haru yang menyelimuti hati Marita seketika pudar. Air mata yang sudah hendak terjatuh itu langsung menghilang entah kemana, mendengar kalimat panjang putrinya. Marita yang juga sudah berdandan dengan memakai kebaya model muslimah dengan penutup kepala itu justru berakhir mendelik. Kesal pada sang putri, Marita memutar tubuh lalu berjalan kembali ke arah pintu. “Loh, Ma … mau kemana? Tungguin.” Mariana melangkah sedikit kesulitan karena tidak terbiasa memakai kain jarik. “Eh, Mbak, jangan diangkat kain jariknya. Nanti rusak.” Mendengar peringatan tersebut, Mariana buru-buru menurunkan kembali kain yang sempat hendak ia angkat supaya bisa berjalan lebih lebar dan leb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN