Mariana hanya mengikuti instingnya. Wanita itu meraih kerah bathrobe yang masih membungkus tubuh sang suami lalu menariknya, agar ia bisa mencium lebih dalam lagi. Suara ponsel terdengar. Semula sepasang pengantin baru itu membiarkan. Mereka tidak berhenti saling memagut, dan memperdalam ciuman. Namun, lama kelamaan Juna terganggu oleh suara ponsel tersebut. Juna menghentikan ciumannya. “Tunggu sebentar.” Pria itu hendak menerima panggilan yang kemungkinan berasal dari kakaknya, Dewa. Mengingat dia sudah mengatakan akan menyusul mereka. "Jangan. Biarkan saja." Juna menatap sang istri. "Mau ciuman lagi, Bang." Lalu Mariana langsung menarik kerah bathrobe sang suami. Wanita itu segerak menyatukan bibir mereka. Membuat Juna akhirnya mengikuti permainan bibir sang istri. "Cepat sekali ka
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


