“Raja bau kecut. Ayo, sekarang mandi dulu, setelah itu makan. Istirahat.” Tawa Raja belum berhenti. Geli karena sang ibu terus menciumi wajahnya. “Momi, geli. Momi berhenti,” pinta Raja sembari menggerakkan kepala, berusaha menghindari ciuman ibunya. Kansa ikut tertawa. Wanita itu menutup pintu dengan kakinya, lalu melanjutkan langkah masuk ke dalam rumah. “Main apa saja tadi sama uncle Max dan uncle Ed?” tanya Kansa setelah menarik wajah dari sang putra. Kansa mendekap tubuh putra kecilnya. Menatap wajah tampan yang kini sudah mendongak. Kulit wajah Raja memerah setelah tertawa cukup lama. Kansa mengecup kening sang putra. “Banyak. Raja balapan sama uncle.” “Oh ya? Siapa yang menang?” tanya Kansa dengan sepasang mata terbuka lebih lebar. Bibir Raja langsung cemberut. “Uncle,” jawabn

