Bab 164.-2

704 Kata

Pramu Atmadja menoleh ke belakang. Pria tua itu mengedik kepala—meminta Ed untuk kembali mengikutinya. Pramu Atmadja melanjutkan ayunan kakinya, masuk ke dalam ruang makan. Langkah kaki pria itu terayun pelan. Suara ketukan ujung tongkat ke lantai marmer itu terdengar menggema. Seorang asisten rumah yang berdiri di dekat meja makan segera menarik punggung kursi untuk sang majikan. Menunggu, hingga sang majikan duduk di kepala meja. “Duduklah, Ed. Dudukkan Raja sendiri," perintah Pramu Atmadja. Pria tua itu mengikuti pergerakan Ed dengan sepasang matanya. Tarikan napas pelan pria itu lakukan. Bola matanya kini tertuju pada sosok kecil bernama Raja. Cicit nya. Ed menatap Pramu Atmadja sesaat sebelum menarik kursi terdekat tempat pramu Atmadja duduk, lalu menurunkan Raja. “Tidak apa-apa. R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN