Bab 180-2

700 Kata

“Benarkah? Momi Raja bilang begitu?” Pramu Atmadja mengecupi kepala sang cicit. Wajah pria tua itu berbinar. Senang mendengar apa yang Raja sampaikan. “Benar, Pak Pramu. Kansa sudah membuat keputusan.” Pramu Atmadja yang masih membungkuk sambil memeluk cicitnya itu mengangkat kepala. Menatap sosok perempuan yang berdiri di depannya dengan senyum kecil. “Sudah?” Sumi menganggukkan kepala. Senyum wanita itu semakin lebar. Sepasang matanya seolah sedang menyampaikan berita membahagiakan jika sang putri akan kembali pada sang suami. “Alhamdulillah. Allahu akbar. Akhirnya, doaku dijawab.” Pramu Atmadja mengeratkan pelukannya, lalu kembali mengecup puncak kepala Raja. Benar-benar bahagia mendengar mereka kembali untuk selamanya. “Sekarang aku bisa tenang.” Pramu Atmadja mengusap sayang kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN