Bab 97.-2

701 Kata

“Pak Sultan memanggil Kansa istri.” Informasi itu semakin membuat bola mata Niken membesar. “Kamu pasti salah. Berita itu tidak benar. Aku sudah menghubungi Kansa, dia bilang beritanya tidak benar. Ayolah Adam. Jangan mudah percaya sama berita di luar sana.” Niken masih tidak percaya. “Aku bertemu mereka kemarin di bandara.” Adam memberitahu sang teman. “Berita itu benar. Kalau salah, untuk apa Kansa buru-buru menghilangkan semua berita itu.” Mulut Niken menganga. “Kansa?” “Iya. Kamu pikir siapa?” Adam menghentak napasnya. Pemuda itu kemudian mengacak rambutnya, seolah dengan melakukan hal itu bisa menghilangkan rasa kesalnya. “Apa enaknya jadi istri kedua? Dia akan tetap dianggap duri dalam rumah tangga orang." "Aku juga tidak yakin mereka menikah secara resmi. Mungkin Sultan hanya m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN