Bab 98.-3

599 Kata

Kansa langsung meringis begitu mendengar suara orang muntah-muntah. Kansa menarik kembali kepalanya. Memasukkan oksigen sebanyak mungkin ke dalam paru-paru, lalu menghembus perlahan. Kansa tidak melakukan apapun. Kansa hanya menunggu di depan pintu. Cukup lama Kansa menunggu sampai akhirnya pintu dibuka dari dalam. Kansa menarik langkah menjauh. Menunggu orang yang berada di dalam toilet keluar. Gadis itu langsung menatap Sultan seraya menahan ringisan melihat wajah kusut Sultan. “Maaf, mungkin ada yang salah dengan masakanku.” Kansa buru-buru minta maaf setelah Sultan keluar. Dalam bayangan Kansa, setelah ini dia akan mendengar kemarahan Sultan. Kansa sudah bersiap menerima kemarahan pria tersebut, akan tetapi yang terjadi selanjutnya berhasil membuat Kansa melongo. “Bukan salahmu, Say

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN