Melihat kepala sang kakek bergerak turun naik, Sultan menghembus napas lega. “Aku juga setuju. Sepuluh persen tidak akan bisa membuat perusahaan berkembang. Kita mau perusahaan berkembang lebih besar lagi supaya bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. Supaya bisa memakmurkan karyawan kita. Tekan biaya produksi untuk profit maksimal.” Pramu Atmadja menatap satu per satu petinggi di perusahaannya. “Efisiensi di semua departemen. Ingat. Saingan semakin banyak. Kita harus bisa bersaing. Kualitas ditingkatkan. Jangan berpikir menekan biaya produksi dengan mengurangi kualitas. Atmadja tidak menjual produk dengan kualitas rendah.” Semua anggota meeting diam mendengarkan sang pimpinan berbicara dan memberikan titahnya. “Kita bisa coba mencari supplier bahan baku dengan kualitas sama, namun ha

