Bab 123.-1

702 Kata

“Jadi, tempat spa di lantai 30 juga ada, ya?” tanya Regina pada seorang perempuan yang duduk dibalik meja panjang. “Benar.” Sang resepsionis menjawab. “Ini, silahkan.” Wanita itu tersenyum ramah sembari mengulurkan kartu kamar. “Teima kasih. Kami permisi.” Regina membalas senyum sang resepsionis. "Ayo, Kansa. Kita bisa spa nanti." **** Kansa? Benarkan itu Kansa? Belum melihat wajah si wanita berhijab--Sultan mengayun kakinya. Baru hendak melebarkan langkah, sesuatu menabrak kakinya. Refleks, Sultan menoleh ke belakang. ‘BRUK!’ “Huaaaa … Mommy!!” Sultan meringis. Pria itu langsung berbalik lalu membungkuk—berniat untuk membantu berdiri anak kecil yang baru saja terjatuh setelah menabraknya. “Mommy, sakit ….” Anak itu mendorong tangan Sultan yang terulur. Suara tangisan anak itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN