Bab 44.-2

798 Kata

Sultan menarik samar napasnya. “Acaranya jam 7. Jangan lupa ajak Nabila.” “Apa?" Suara Sultan langsung meninggi. "Aku tidak akan pergi bersama Nabila.” Pria itu menolak. “Sultan … semua orang tahunya kamu menikah dengan Nabila. Kamu sudah membuat masalah dengan keluarga Nabila, jangan menambah masalah lagi. Jangan lupa perjanjian kita dengan mereka. Kamu juga tidak bisa membiarkan nama keluarga kita rusak. Apa salahnya menunggu satu tahun? Kami sudah membiarkanmu menikahi gadis itu.” “Tapi aku tetap tidak akan datang bersama Nabila. Aku akan datang sendiri.” “Mana bisa kamu datang sendiri, Sultan? Nabila juga pasti akan datang. Apa kata orang kalau kalian datang sendiri-sendiri? Lalu di sana kalian berjauhan? Kamu ingin membuka borokmu sendiri di depan semua orang?” Sultan menghentak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN