“Tidak apa-apa. Tadi ibu dengar sendiri apa kata bang Sultan.” Kansa masih mencoba membujuk sang ibu. Mereka sudah masuk. Lagipula, dia juga ingin menunjukkan pada orang-orang yang memandang rendah saat mereka masuk, bahwa ia bisa membayar pakaian di butik ini. Ah, sampai sekarang pun orang-orang itu masih curi-curi pandang. “Ya Allah, ya Rabb … ini satu harganya segini?” tanya Sumi dengan mata membesar. Hanya satu gamis harganya sampai jutaan. Wanita itu melepas price tag. Dia tidak mau membeli pakaian semahal itu. Dia tidak mau menghamburkan uang yang dicari susah payah oleh anak menantunya. “Sudah, ayo kita keluar.” Sumi tidak habis pikir. Hanya satu pakaian saja harganya semahal itu. “Bu ….” Kansa menahan sang ibu yang sudah hendak berjalan menjauh. “Satu ini saja. Aku juga ingin me

