Bab 68.-2

961 Kata

"Rumah ini jauh lebih besar dari rumah Yahya," ujar pelan Sumi seraya geleng-geleng kepala. Sebanyak apa uang mereka untuk bisa memiliki rumah seperti istana. Beruntung sekali mereka diberi rezeki harta yang berlimpah ruah, batin Sumi. Sumi meraih telapak tangan sang putri. Tersenyum ketika Kansa menoleh hingga mereka bertemu tatap. Dia juga beruntung dengan versi yang berbeda. Dia beruntung memiliki putri seperti Kansa. **** Di ruang tamu, Sultan menatap tajam perempuan yang sedang berakting menangis. Jangan pikir dia tidak tahu. “Apa benar yang Nabila ceritakan, Sultan?” Sultan menoleh ke arah pria yang baru saja bertanya. Pria itu tidak langsung menjawab. Sultan menekan katupan rahangnya. Pria itu mencoba membaca situasi dan menerka apa yang sudah Nabila ceritakan pada kakek dan ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN