Bab 76.-2

1213 Kata

“Ya ampun. Tanya sama Sultan. Apa tadi aku muntah-muntah?” Surya membesarkan sepasang matanya, ketika bola mata Sultan bergerak ke arahnya. Memberi kode supaya Sultan segera menjawab. “Sorry, Mel. Aku tidak tahu. Aku baru bangun, lalu mual.” Bukan hanya bola mata Surya yang membesar. Tangan kanan pria itu bahkan langsung terayun ke arah lengan atas sang teman. Membuat Sultan mengaduh ketika kepalan tangan Surga mengenai lengannya. “Sialan kamu, Sultan. Aku jelas-jelas tidak muntah. Mabuk pun tidak. Aku hanya minum satu gelas, Sialan,” kesal Surya. Sultan itu sudah ditolong, tapi malah menusuknya dari belakang. “Aku cuma mau jujur, Surya. Aku tidak mau bohong. Aku memang tidak tahu kamu muntah atau tidak.” Sultan berdecak. “Ya sudah, aku pergi. Taksiku sudah datang?” “Cari saja sana se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN