Bab 79.-3

517 Kata

“Bukan soal butuh. Aku ingin memberikan hadiah untuk istriku yang baru saja lulus sidang skripsi.” Untuk beberapa saat Kansa terdiam sambil menatap lurus sepasang mata sang suami. Kansa mengatur tarikan dan hembusan napas sepelan mungkin. Menolak debaran yang terasa mendengar kata 'istriku' lolos dari celah bibir suaminya. Mereka hanya berdua saat ini. Tidak perlu berpura-pura menganggapnya sebagai istri yang sebenarnya. “Kansa,” panggil Sultan. Membuat Kansa mengedip. “Ada yang ingin aku bicarakan serius denganmu.” Sepasang alis Kansa berkerut. “Soal apa?” Sultan membasahi bibir dengan ujung lidah seraya menatap lebih lekat sepasang mata sang istri. Terlihat mengatur tarikan dan hembusan napas, sebelum membuka kedua belah bibirnya. “Soal hubungan kita,” buka Sultan. Seketika dia mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN