“Sekarang kita hanya perlu menunggu paspor dan visa kita jadi. Aku juga sudah mulai mencari rumah di sana yang harga sewanya tidak mahal.” Kansa memberitahu sang ibu. “Bagaimana dengan nak Sultan? Kapan kamu akan mengurus perceraian kalian?” Kansa mengerjap. “Bu, tolong rahasiakan dari siapapun. Termasuk bang Sultan.” “Maksudmu?” “Bang Sultan tidak mau menceraikanku. Kontrak pernikahan kami satu tahun. Sekarang belum satu tahun.” “Tapi Kansa … kamu tidak bisa pergi begitu saja tanpa menyelesaikan urusanmu dengan suamimu.” Sumi menggeleng tidak setuju. “Itu tidak baik, Nak. Selesaikan dulu.” “Bu, bang Sultan benar-benar tidak mau menceraikanku. Aku sudah minta dia menceraikanku beberapa kali.” Kansa mendesah. Pria itu malah meminta dirinya untuk berusaha membuatnya jatuh cinta. Kansa

