“Nyariin siapa, sih?" tanya Niken melihat Kansa menoleh kesana kemari. “Adam.” Kansa menjawab dengan jujur. “Cie … cie … ternyata ada perkembangan. Kok nggak cerita sih? Malu, ya?” “Tidak ada yang perlu diceritakan, Niken. Dia cuma mau pinjam buku.” Kansa menjawab. Dia dan Adam memang beberapa kali ngobrol lewat chat, dan sambungan telepon. Tapi yang mereka bicarakan tidak jauh-jauh dari hal yang berhubungan dengan IT. “Ih … kamu itu gimana sih, Kansa. Itu tuh modus, Kansa.” Niken menekan setiap kata dalam kalimat terakhirnya. Sahabatnya ini benar-benar nol besar soal percintaan. Sudah jelas Adam meminjam buku itu hanya modus. Kalau bukan modus, kenapa juga harus meminjam pada Kansa. Memangnya cuma Kansa yang punya buku itu? Banyak teman laki-laki di kelas mereka. Bisa jadi juga Adam

