Bab 28.-3

614 Kata

Kalau mau balas dendam kerena Nabila mengkhianatinya, Sultan seharusnya melakukannya pada Nabila langsung. Siapa menanam, dia menuai. Bukan malah bertindak br*ngsek padanya. “Kamu mendengarku, Kansa?” “Iya.” Kansa menjawab. “Apa wajahku mengerikan? Seperti monster?” tanya Sultan seraya menatap marah Kansa. Dia sudah bicara baik-baik. Menahan diri untuk tidak memaki gadis itu karena tidak mengindahkan perintahnya untuk menjaga diri dengan baik. Kansa malah berhubungan dengan teman kuliahnya. Semalam ia sudah jelas mengingatkan Kansa jika miliknya tidak boleh disentuh oleh pria lain. Atau dia hanya akan menjadi barang bekas yang berakhir di tempat sampah. Apa kalimatnya itu hanya masuk ke telinga kanan Kansa, lalu keluar dari telinga kiri? “Apa aku harus memaksamu untuk menatapku saat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN