Bab 33.-2

1015 Kata

Hampir satu jam Kansa hanya menjadi obat nyamuk di tengah pasangan kakek dan cucu Atmadja, hingga akhirnya Sultan berpamitan pada sang kakek. Melihat Sultan beranjak berdiri, Kansa langsung ikut berdiri. “Sering-sering ke rumah,” pesan Pramu Atmadja pada sang cucu yang merespon dengan anggukan kepala. “Aku antar Kansa pulang dulu, Kek.” Sultan menghampiri sang kakek, kemudian memeluk singkat pria tua tersebut. Sultan menoleh lalu menarik langkah ke samping ketika melihat Kansa di belakangnya. Kansa melangkah ke depan. Gadis itu mengambil tangan kanan Pramu Atmadja, kemudian mencium punggung tangan pria tersebut. Melepas tangan kakek suaminya, Kansa mengangkat kepala. “Kami permisi. Sehat-sehat, Kek.” “Terima kasih, Nak.” Pramu Atmadja tersenyum menatap cucu menantunya. Pria itu menepuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN