Rencana Aqlan Dan Olivia.

1148 Kata

"Sst!" Akbar berdesis kaget mendengar Sukma yang kelepasan bicara. "Ibu mau buat Kak Ziva marah?!" tukasnya geram. Sukma pun juga kaget jadinya, dia melirik ke arah kamar Zivaa. "Ibu masih enggak ngerti, kenapa dia melakukan ini?" ucap Sukma, yang dimaksud adalah Shaka. Akbar memutar bola matanya. "Apanya yang masih enggak ngerti, sih, Bu? Coba saja Ibu pikir saja, Kak zivaa pasti menolak kalau tahu semua ini pemberian dari Bang Shaka!" katanya. Sukma pun termangu membenarkan ucapan Akbar, karena dia juga melihat reaksi Zivaa begitu tahu jika ternyata Shaka mengirimkan banyak mainan itu tadi pagi. Mereka pun sama-sama terdiam. Akbar menoleh pada Arsy yang masih asyik dengan mainannya. "Yang aku cemaskan hanya Arsy," ucapnya, "nanti dia pasti sangat terkejut!" Sukma mengangguk men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN