Happy Ending.

1205 Kata

Semua orang terdiam dalam suasana haru mendengar cerita Shaka, begitu juga dengan Zivaa. Dia menoleh pada Sukma yang mana ibunya itu pun tampak sudah berlinang air mata, dia tersenyum lembut pada Zivaa. Fasya dan Aqlan maju ke hadapan Zivaa, mereka tertunduk dalam. "Kami juga ingin meminta maaf atas semua sikap buruk kami selama ini, terlepas dari dari usia kita yang hampir sama, tapi mulai saat ini kamu adalah sosok ibu bagi kami, Mbak!" ucap Aqlan. "Maaf kalau aku masih panggil dengan sebutan 'Mbak' bukan karena tidak menghormati tapi kamu memang masih pantas di panggil 'Mbak' dari pada 'Ibu-ibu', tambahnya bercanda yang langsung di hadiah jitakan di kepalanya dari fasya. "Ya, Aqlan benar. Mungkin kami akan canggung jika memanggilmu dengan sebutan Mama, tapi perlu kamu tahu jika kami

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN