88. Pertemuan Di RS

1381 Kata

Saat Marcel meletakan ponsel usai menerima panggilan dari Naina, Chandra sudah terjaga. "Apa dia bilang sesuatu?" tanyanya. "Dia kaget lo masuk rumah sakit," jawab Marcel sambil mendekati tempat tidur. "Kenapa kasih tau?" desis Chandra, kerut di dahinya menunjukkan kekhawatiran. "Lho, kalian suami istri, masa mau saling menyembunyikan keadaan terus," bantah Marcel. "Dia butuh transparansi, Ndra." Chandra menghela napas berat. "Gue cuma ingin menunggu dia benar-benar siap menerima gue lagi seperti dulu. Mungkin dia butuh waktu lebih untuk bisa percaya lagi sama gue." "Lo kan gak nipu, Ndra. Cuma apa ya, dia gak suka sikap Lo yang diem pas lagi ada masalah. Niat nunggu dia tenang untuk bicarain sama dia, malah jadi bumerang buat Lo kan karena pikiran-pikiran dia yang kritis dan itu san

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN