[Extra Part 20] Kilas Balik - 2

1208 Kata

Akhirnya, hari sunatan tiba. Hari yang paling Daaron hindari, tetapi kini dia sudah pasrah bila memang bagian dari tubuhnya harus dipangkas. Begitu isi kepala Daaron yang hendak disunat. Pada saat itu, untuk menuju SMP, Daaron hanya tinggal menghitung hari. Ini momen-momen liburan sekolahnya. Tuhan .... Tolong biarkan dirinya tetap hidup, Daaron ingin berumur panjang. Dia sungguh deg-degan menghadapi sunat. Bukannya apa, tetapi yang dia lihat tentang sunat adalah melukai diri anak-anak dengan sengaja. Ada yang dilaser, ada pula yang di ... argh! "MAMAAA! HUWAAA! SAKIIIT!" Oh, dia histeris. Sang pengantin sunat yang rebah telentang dan alat kelaminnya sedang dibegitu-beginikan. "PAPA, TOLONG! TOLOOONG!" Reinal tepat di sisi putranya, menenangkan. "JANGAN DIHABISIN, JANGAN DIHABISI

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN