[Extra Part 4] Tahu-Tahu Ngambek

1359 Kata

"Capek?" "Nggak, kok. Selu! Niska suka belmain. Kita seling-seling main kayak gini lagi, ya, Pi? Lasanya menyenangkan!" Lalu Niskala menyedot air minumnya di botol pink. "Sambil duduk, dong, minumnya," tegur pipi. Niskala manut. Dia duduk di tikar, tepat di dekat Pipi Wili. Tak hanya Niskala, Dikara dan yang lain juga duduk di tikar. Habis bermain, mereka lapar. Jadilah mendatangi orang tua, minta makan. Ada roti dan beragam camilan pengganjal lapar. Untungnya, ada bekal nasi dan lauk-pauk juga di tas si kembar. Ada tiga, yang seharusnya buat Wili diserahkan kepada Daaron. Soalnya, cuma Reinal yang tidak bawa bekal. Genta, sih, bawa. Tadi disimpan di tas dan tas tersebut di dalam mobil, telah diambil. "Yaah ... bekal karakter aku rusak, Papa." "Oh, iya. Tadi di dalam tas posisi nyi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN