Extra Part 55: Dalam Bahaya

1533 Kata

Pegal, lapar, dan ingin segera bersih-bersih make up yang masih tersisa, lalu berendam air hangat dengan sekumpulan busa-busa. Tapi semua itu seketika teralihkan dengan kenyataan bahwa Hyra menuju kamarnya didampingi oleh Julian. Uh .... Ada yang beda. I mean, ini tidak seperti dulu lagi rasanya. Terlebih saat masih SD yang bobok seranjang pun oke-oke tanpa debar menggelora di jantung. Tidak seperti saat masih SMP, yang mana Julian masuk-masuk kamar Hyra sampai ke area balkonnya pun tidak ada dentum menggelisahkan macam detik ini. Yang tiap pijakannya megandung dag-dig-dug brutal. Hyra lantas melirik, Julian pun menoleh. Aduh! Kok, bisa semalu ini, sih, sama si Juli? Maksudnya, kok, bisa semendebarkan ini? Ayolah ... ini Julian Jayakarsa Atmaja. Masih orang yang sama dengan dulu.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN