Sangat kebetulan mereka selesai bebarengan, Livia sendiri masih berada di mejanya karena yakin jika Marvin akan menghampirinya. Dan benar saja, baru Livia dudk, Marvin sudah menghampirinya. "Boleh aku duduk di sini?" Tanya Marvin. "Kau tidak perlu izinku, biasanya juga kau selalu langsung duduk." Ucap Livia yang akhinya Marvin tersenyum tipis. "Apa kau ingin pulang?" Tanya Marvin yang di angguki oleh Livia. "Apa kau sudah memiliki kekasih, Livia?" Tanya Marvin. Entah kenapa dia tiba-tiba saja menanyakan hal itu kepadanya. "Tanpa ku jawab sepertinya kau tau jawabannya, bahkan dulu aku tidak pernah dekat dengan pria lain lagi selain denganmu." Ucap Livia yang akhirnya membuat Marvin terdiam. Dia menjadi bingung sendiri dengan perasaannya, "Kau terpaksa menikah dengan Lea, lalu kenapa

