Bab 119

1009 Kata

Setelah semalaman mereka melakukannya, Lea kini benar-benar tepar dan tidak bisa terbangun pagi-pagi karena merasa kelelahan, berbeda dengan Marvin yang sudah terbangun dan bahkan sudah berada dibawah. Daniel dan Viola jelas terkejut tiba-tiba ada calon menantunya pagi-pagi ini. "Sejak kapan kau datang?" Tanya Daniel. "Semalam, Paman! Aku tidak bisa konsentrasi bekerja jika Lea tidak membalas pesanku dan bahkan tidak mengangkat telefonku." Ucap Marvin. "Lalu? Kau sudah bertemu dengannya?" Tanya Viola. "Sudah, Tante." Jawabnya. "Kau apakan putriku semalam?" Tanya Daniel curiga. "Hanya menemaninya tidur, Paman." Jawabnya namun tidak sepenuhnya jujur. Dia tidak mungkin mengatakan jika mereka semalaman bahkan hampir pagi melewatkan malah bersama. "Cih! Kau dan ayahmu sama. Tidak mungki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN