"Amara. Syukurlah aku bisa menghubungi kamu. Banyak yang menghujat kamu dan Pak Ray setelah foto kalian berdua tersebar luas di medsos." Suara Diah yang panik langsung terdengar di telinga Amara. "Maaf, kemarin mamaku datang dan aku sempat lupa di mana ponselku. Iya, aku juga sudah lihat di akun gosip ternama," ucap Amara. "Terus, apa yang akan kalian lakukan sekarang? Keadaan kampus kacau banget, beberapa mahasiswa yang sebenarnya anti sama Pak Raymond mengadakan aksi unjuk rasa di kantor rektor. Pak Rizky dan beberapa dosen lainnya berusaha menenangkan mereka." Amara mengembuskan napas kasar, meskipun Diah tak mengatakannya, dia tahu jika gadis itu mencemaskan Rizky. "Terima kasih atas informasinya, Diah. Aku akan bilang ke Pak Raymond mengenai masalah ini, mungkin siang nanti kami

