"Dia tidak melihat wajahmu, Lily. Tenang," kata Ethan, meskipun ia tahu itu adalah kebohongan yang menenangkan. "Tapi aku akui, kita terlalu ceroboh. Aku terlalu percaya diri." Rasa bersalah Lily memuncak. Ia menyadari bahwa cinta terlarang ini tidak hanya membahayakan Ethan secara finansial, tetapi juga secara emosional dan publik. "Aku tidak mau lagi bertemu denganmu di tempat-tempat berisiko seperti ini, Ethan. Aku tidak mau berada di kantor setelah jam 7 malam. Aku ... aku takut," aku Lily. Paranoia yang dibangun oleh Victoria dan rasa bersalah Lily telah mencapai titik didih. Lily kini lebih takut pada bayangan Victoria daripada pada kontrak lima miliar. Momen itu menjadi pemicu bagi Ethan. Ia menyadari bahwa Victoria kini akan meningkatkan pengawasannya dari jauh menjadi

