"Aku akan membayar harga termahal dalam hidupku, Dominic, tetapi aku akan membeli kebebasan Lily," tutup Ethan, tekadnya kini benar-benar dingin. "Vicky tidak bisa membeli waktu, dan aku tidak akan menukar waktu yang ku habiskan bersamanya dengan penderitaan Lily lagi." Dominic, meskipun terkejut dengan besarnya pengorbanan ini, mulai menyusun strategi baru. Ini adalah blitzkrieg hukum. "Baik, Tuan Ethan. Aku akan segera menyusun Perjanjian Penyelesaian Damai yang didasarkan pada penyerahan aset besar-besaran ini. Namun, karena kita akan mengajukan settlement yang ekstrem ini, kita juga harus segera mengajukan Gugatan Cerai Resmi kita, bukan gugatan Nyonya Victoria. Kita harus mengambil inisiatif formal." "Lakukan," perintah Ethan. "Susun gugatan cerai resmi kita, dengan bukti pengk

