Drama Istri yang Dikhianati

1014 Kata

​ ​Pukul 10.00 WIB, Grand Ballroom Hotel Dharmawangsa, Jakarta, penuh sesak oleh kilatan kamera dan raungan shutter. Ini bukan peluncuran produk; ini adalah eksekusi publik yang diselenggarakan oleh Victoria. Setelah menolak cerai dan tuntutan balik, Vicktoria tahu ia harus menggunakan panggung terbesarnya untuk memenangkan hati publik sebelum perang hukum yang lama dimulai. ​Ruangan itu dipenuhi oleh wartawan dari semua media nasional, sosialita kelas atas yang ingin melihat drama secara langsung, dan beberapa anggota Dewan Direksi Blackwell Corp yang diundang secara strategis. Suasana tegang, tetapi dipenuhi antisipasi yang brutal. ​Tepat waktu, Vicktoria memasuki ruangan. Ia tidak berjalan; ia melayang. Ia mengenakan gaun sutra berwarna abu-abu muda, bukan putih, melainkan abu-abu—me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN