Oliver tidak ingin mempercayai penglihatannya. Napas yang semula sempat terhenti itu kini memburu. Bola matanya masih membesar menatap seorang perempuan yang sedang bersama dengan Carlos. Posisi tubuh mereka menempel. Oliver merasakan darahnya mengalir dengan cepat hingga ke kepala. Kepalanya terasa mendidih dengan cepat. “Honey, sakit,” keluh Ramona saat merasakan tangan Oliver meremas kuat pinggangnya. Wanita itu menahan ringisan. Ramona menatap ke arah fokus mata Oliver. Dia mengenali pria itu. Salah satu kenalan daddy nya, tapi wanita itu … dia belum pernah melihatnya. Ramona mengalihkan pandangan matanya saat Oliver melepas tangan dari pinggangnya. Oliver menarik langkah ke belakang dua kali. Membuatnya berjarak dengan sang istri. Pria itu menoleh. Merasakan dadanya sesak, Oliver

