Bab 138

2225 Kata

Pagi itu rumah Frans dan Celine terasa tenang, tetapi ketenangan itu tidak berlangsung lama karena Fabian—yang sudah bangun sejak subuh—mengutak-atik ponselnya sambil duduk di karpet ruang keluarga. Celine baru selesai menyiapkan jus dan roti ketika mendengar Fabian berseru kecil. “Mama, Mamaaa! Fabian mau telepon Om Jay!” katanya sambil mengacungkan ponsel ke arah ibunya. Celine memicingkan mata. “Fabian… Om Jay itu lagi honeymoon sama Liora. Kamu jangan ganggu terus.” Fabian mengerutkan dahi. “Bukan honeymoon namanya, Ma. Om Jay belum nikah.” Celine langsung terdiam. Benar juga. Fabian kadang logis sekali. “Tapi mereka lagi pacaran serius,” kata Celine sambil mengusap kepala anaknya. “Ya terus? Fabian kan cuma mau bilang halo.” Celine akhirnya mengangkat bahu. “Ya sudah, tapi jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN