Bab 111

1931 Kata

Jay berdiri di tengah ruang tamu dengan ekspresi puas, seolah-olah baru saja melakukan sesuatu yang sangat hebat. Di tangannya ada kantong belanja besar berwarna merah muda menyala dengan gambar boneka Barbie terpampang jelas. Celine yang baru selesai mengganti popok Fabian menoleh, mengerutkan dahi begitu melihat kantong itu. “Apa lagi yang kamu beli, Jay?” Celine memandang curiga. Jay tersenyum lebar seperti anak kecil yang baru menang undian. “Aku beli mainan untuk ponakanku yang lucu!” Jay membuka kantong itu dengan dramatis, mengangkat kotak besar yang berisi satu set lengkap Barbie—rumah, baju, aksesoris, mobil, semuanya warna pink. Celine langsung bengong. “Jay. Itu Barbie.” Jay mengangguk bangga. “Iya. Ini limited edition. Lihat detailnya, Cin. Rumah Barbie-nya bisa nyala, mob

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN