Setelah sampai di rumah sakit, Alka membawa keluarganya untuk mengunjungi Nurul terlebih dahulu. Kedatangan mereka membuat Nurul senang. Ruangan yang semula sepi karena hanya ada Nurul dan Andi di dalamnya--menjadi ramai karena anak-anak Hutama. Mereka tidak segan bercanda dengan ibu Zahra hingga membuat wanita yang belum lama kembali dari petualangan di dimensi lain itu tertawa. Andi tak kalah senang ketika melihat istrinya bisa tertawa. “Besok pindah Jakarta saja, Jeng. Kita rawat cucu kita sama-sama.” “Iya, benar, Tante. Mending tinggal di Jakarta. Bisa dekat cucu.” Tara mendukung ucapan sang ibu. “Masalahnya om Andi masih kerja, Tara. Jadi kami tidak bisa pindah dari Semarang.” Nurul menjawab. Tarikan napas pelan wanita itu lakukan. Dia juga ingin bisa dekat dengan cucunya. Tapi,

