Bab 163. Memberi Kesempatan.

2511 Kata

Sepanjang sisa acara peresmian perusahaan baru suaminya, Zahra lebih sering mencuri pandang ke arah sang adik dan juga Bara. Tarikan napas dalam wanita itu lakukan untuk yang ke sekian kalinya. “Kamu mau makan apa, Sayang? Biar aku ambilkan.” Naka bertanya. Teman-teman Zahra sudah tidak lagi bersama istrinya. Mereka sedang menikmati makanan yang disediakan secara prasmanan. Pun dengan orang tua Zahra. Mereka sekarang sedang menikmati makan siang bersama orang tuanya. Pria itu mengernyit ketika melihat sang istri terkejut. “Ada apa, Sayang?” tanya Naka yang kemudian duduk di samping Zahra lalu menatap cemas sang istri. “Oh ….” Zahra menggeleng seraya menarik paksa sudut bibirnya. “Ada masalah?” Zahra memasukkan oksigen sebanyak mungkin untuk mengembangkan paru-paru yang mengempis. Kepa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN