Bab 158. Menjadi Prioritas di Keluarga Suami.

2533 Kata

Setelah ujian bertubi, kini semua perlahan membaik. Ibu Zahra sudah bisa kembali berjalan. Kondisi kandungan Zahra juga semakin kuat. Zahra sudah diperkenankan turun dari ranjang, meskipun tetap tidak boleh melakukan aktivitas berlebih, apalagi aktivitas berat. Dilarang mengangkat barang-barang yang berat. Sama seperti Zahra, sang ibu juga tidak diperkenankan beraktivitas berlebih. Nurul masih harus banyak beristirahat untuk mengembalikan kondisi jantung setelah diperbaiki. Dan kabar baiknya lagi, keduanya diperbolehkan untuk keluar rumah sakit. Proses penyembuhan ibu Zahra masih membutuhkan waktu, namun melihat perkembangan kondisi wanita itu—dokter memperbolehkan Nurul dirawat di rumah. Hal tersebut membuat semua orang bersyukur. Setelah mendapat kabar baik tersebut, Naka langsung me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN