Sebenarnya Zahra ingin bertanya apa yang terjadi hingga Dewa memukul suaminya, namun situasi membuatnya kembali menelan rasa penasaran tersebut. Apalagi setelah Juna dan keluarganya tiba. Ruang rawatnya penuh, dan suasana menjadi semakin riuh. Putranya bahkan sampai tidak bisa tidur. Zahra tidak bisa menahan mereka semua untuk membuat suara gaduh, karena pada dasarnya mereka sedang bersuka cita menyambut kehadiran anggota baru di keluarga mereka. Bahkan malam harinya mereka semua tidur di rumah sakit—kecuali Mekka dan keluarga kecilnya. Mereka pulang karena anak-anak mereka harus sekolah esok hari. Sisanya tinggal di rumah sakit. Mereka sampai tidur di lantai beralaskan matras, yang diantarkan oleh asisten rumah--menjadikan ruang rawat Zahra tidak terlihat seperti ruang rawat pada umumny

