Dia yang Salah

1618 Kata

Delvin berpijak pada tangga dengan berlari secepat mungkin. Dia terus melesat cepat untuk bisa sampai di bawah ketika nanti pintu liftnya terbuka. Sementara Gianna terlihat mendekap tubuhnya sendiri dan menangis sejadi-jadinya di dalam lift karena ketakutan. Sudah berusaha bicara tapi tidak didengar sama sekali dan lari serta kabur darinya sudah menjadi solusi yang terbaik. Hanya saja, Gianna belum bisa bernafas lega. Sebab, Delvin juga sampai di bawah tak lama setelah ia keluar dari dalam lift. "Mau lari kemana kamu!" seru Delvin dan Gianna pun segera berlari lagi lalu menghampiri satpam yang berjaga di depan. "Pak tolong saya, Pak. Orang itu mau sakiti saya," ucap Gianna yang kemudian berlari ketika Delvin mendekat. Namun, tentu saja Delvin tidak bisa lewat dengan mudah. Ada satpam yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN