"Mama sih tidak masalah. Selama niatnya baik. Apa lagi untuk membahagiakan Gianna dan juga Ciara, Mama sih setuju-setuju saja. Cuma satu yang Mama mau. Apapun masalahnya, karena ke depannya nanti, pasti akan selalu saja ada yang namanya permasalahan di dalam rumah tangga. Kalau ada apa-apa, bicarakan berdua. Cari solusinya bersama-sama. Jangan sampai berpisah dengan semudah membalikkan telapak tangan. Hari ini, kamu ingin ambil Gianna dari Mama dengan cara yang baik. Datang ke sini secara langsung dan mengungkapkan keinginan kamu itu. Tapi jika suatu saat nanti, kalian ada permasalahan yang mungkin memang tidak bisa dicari jalan keluarnya. Tolong. Mama minta tolong dengan sangat ke kamu. Kamu kembalikan Gianna secara baik-baik ya ke Mama?" Dalam sekejap, Gianna merasakan sesak di dadanya.

