Saling Menjaga Kepercayaan

1709 Kata

"Singkirkan wajah memuakkanmu itu dan cepat selesaikan pekerjaanmu! Bergunalah sedikit seperti adikmu! Itupun kalau kamu ingin maju!" hardik Keenan Bhaswara, ayah dari Delvin sendiri. Delvin tersenyum masam. Dia tidak lagi mengajak sang ayahanda bicara dan malah kembali duduk di kursinya dan mulai membuka pekerjaan yang sudah hampir usang ini. Tak ada yang bisa membuat ayahnya ini senang, selain uang dan kejayaan perusahaan. Sisanya ya tidak penting. Hanya saja, didikan militer ini hanyalah berlaku untuknya saja. Sedangkan adik tirinya malah tidak. Oh iya. Lupa. Baginya yang penting hanyalah keluarga barunya saja dan ia sendiri hanya dianggap seperti robot yang wajib dan harus melakukan perintah, tanpa kenal lelah. "Nah, begitu baru bagus. Papa akan tinggal beberapa hari di sini. Untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN