Gianna bangun di keesokan harinya dan langsung memegang pekerjaan rumah. Mulai dari menyapu hingga mengepel lantainya juga. Dia cukup tahu diri, karena hanya menumpang di sini. Jadi sambil menunggu dapat pekerjaan baru, ia akan mengabdi dulu di sini untuk sementara waktu. "Gi, lo ngapain?" tegur Dara yang baru keluar kamar setelah siap-siap untuk pergi bekerja pagi ini. "Beres-beres. Tadi udah selesai nyapu semua tempat. Sekarang tinggal dipel aja, Ra." "Ya ampun, Gi. Ngapain!? Nggak usah biarin aja! Nanti biar gue yang kerjain. Lo lagi hamil juga ih!" "Ya nggak apa-apa. Daripada nanti lo kecapekan. Jadi pulang kerja kan enak tinggal santai-santai. Iya 'kan?" "Tapi lo lagi hamil, Gi. Jangan capek-capek. Nanti kalau kandungan lo kenapa-kenapa gimana?" "Aman kok. Dia kuat. Tahan banti

