Bab 46. Hadiah Terindah Untuk Ezra

1839 Kata

Pesta berakhir dengan suasana panik karena Hera yang tiba-tiba pingsan. Ezra tampak mondar-mandir di kamarnya menunggu tante mereka yang sedang memeriksa keadaan istrinya. Papa mertuanya pun duduk tidak tenang. Khawatir anaknya kenapa-napa. Terlebih melihat muka Hera yang terlihat pucat. Namun, kakek dan nenek Hera justru anteng dengan senyum penuh harap. Kalau tidak kecapekan, paling juga hamil. Mengingat cucunya sudah hampir sebulan menikah. Mereka tinggal menunggu hasil, karena tadi Nova sudah datang membawa test pack yang dibelinya di apotek sebelah. “Duduk, Zra! Jangan panik gitu! Paling juga istrimu hamil.” tebak Dirga sepemikiran dengan oma opa Hera. “Mukanya pucat banget, Om. Nova bilang dari siang waktu ganti gaun Hera sudah kliyengan. Tapi, karena tamunya masih banyak jadi ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN