Kamar rawat Nara sudah seperti tempat orang menggelar hajatan. Dari pagi para kerabat dan sahabat datang silih berganti menjenguk bayi cantik mereka. Paling pagi Ella dan Salsa tadi ke situ, cuma pamit dulu karena ada urusan lain. Jangan tanya segirang apa Luna, Naresh, dan David Aswangga yang akhirnya dapat menggendong cucu. Lihat saja senyum sumringah yang tak pernah luntur dari wajah mereka. Pun dengan Henry dan Gendis. Keduanya seperti anak kecil dapat mainan baru, saking senangnya dapat keponakan cantik imut-imut. Cinta Dilangit Narendra. Nama yang sangat indah itu menggambarkan, betapa berharganya kehadiran anak mereka. Buah hati yang lahir dari ketulusan cinta Elang ke Nara. Melahirkan normal meski harus kesakitan dari pagi hingga malam, tapi Nara langsung pulih setelah anaknya lah
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


