Nara memang paling ogah bertemu Dikta lagi. Bahkan kalau mungkin, seumur hidup jangan pernah bertatap muka dengan bajiingan satu itu. Tapi, beda urusannya ketika mereka tanpa sengaja berpapasan dan dia kembali diusik. Mulut Yolanda masih sama kotornya. Dihantam begitu banyak hal memalukan, hingga membuat keluarga Wirayudha diambang kehancuran. Ternyata masih belum cukup memberi mereka pelajaran. Bukannya introspeksi dan berbenah, justru makin bebal otaknya. Lihat saja betapa tidak beretikanya mulut Yolanda! Masih seperti dulu, dengan kebenciannya ke Nara. Setiap kali bertemu, tanpa alasan yang jelas langsung memakinya. Dulu karena tidak suka Nara yang tidak selevel dengan keluarga mereka. Menganggapnya perempuan gila harta yang hanya ingin menggerogoti uang anaknya. Sekarang karena Nara

