Bab 188. Murka Ruth

2234 Kata

Tadinya Ruth hanya berangkat berdua sama Titan. Niatnya kan memang cuma mau ziarah ke makam papanya, lalu mampir ke rumah menemui mamanya. Sekedar ingin memberitahu, perihal rencana pernikahan mereka. Blas, tidak kepikiran ngajak gegeran begini. Siapa sangka ternyata mamanya ingkar, tidak berkunjung ke makam. Malah dari penjaga dia tahu, tahun-tahun kemarin pun hanya orang suruhannya saja yang ke situ. Bagaimana Ruth tidak meradang, coba! Makanya dia pun menelpon anak buahnya untuk menyusul ke situ. Tidak, kali ini Ruth bukan cuma menggertak. Dia benar-benar akan membuat para benalu tidak tahu diri itu paham, harga apa yang harus mereka bayar sudah meremehkan papanya. Orang yang telah meninggalkan warisan buat mereka nikmati beramai-ramai. Tak cuma itu, Ruth juga menelpon tantenya. Banya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN