Bab 152. Konflik Panas

2219 Kata

Memanas. Damian dan yang lain mana kepikiran, kalau semua memang sudah direncanakan sedemikian rupa oleh Ibra juga Dokter Sifa. Konyolnya sampai menyuruh Danardi berpura-pura jadi orang sakit, lalu ditempatkan di kamar sebelah Marco. Tapi, tidak dengan Renata dan Danil. Keduanya tentu tahu betul, ini bagian dari permainan Ibra. Sengaja datang bikin kisruh, supaya berkesempatan memulai perang dengan Damian. Zelda benar-benar membuktikan gertakannya, akan datang membuat perhitungan dengan bekingan penuh mertuanya. Mendengar Zelda menyinggung soal cincin, Renata seketika terdiam. Melirik suaminya yang masih tersenyum lebar menggendong anak perempuannya. Tidak kaget, apalagi tampak gugup di wajahnya. Malah mengernyit dengan senyum seolah tidak paham. “Cincin mamamu?! Memangnya apa hubunganny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN