Bab 155. Pengakuan Renata

2224 Kata

Melihat hidup Jingga yang besar di tengah keluarga hangat, didikan orang tua tegas, tapi tidak otoriter. Sejak beranjak remaja akrab dengan kehidupan liar di luar sana, namun tidak membuatnya salah jalan. Dewasa oleh pengalaman, peka pada setiap keadaan, juga punya sifat ngemong. Maka mereka pasti akan sependapat, kalau itu ada refleksi dari jalan hidup papanya. Tak heran Elang selalu membela omnya, setiap kali dulu Zelda menghakiminya secara sepihak. Bahkan, seorang Jonathan Lin yang berhati lembut dan tidak pernah bersinggungan dengan hal kotor saja, begitu bangga ke menantunya meski tahu sisi gelap Ibra. Pengalaman hidup dan kedewasaannya yang matang, membuat Ibra mampu lebih memahami sesuatu secara naluri. Pembawaannya tenang dan tanggap setiap kali dihadapkan pada masalah. Semua kep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN